‘Inception’ berarti ‘awal’, ‘mulai’ atau ‘dimulai’, tapi itu tidak banyak menjelaskan semua tentang apa isi film terbaru Christopher Nolan , yang dibintangi Leonardo DiCaprio ini. Dalam film ini, ‘awal’ tidak hanya awal dari sesuatu, tapi prinsip penanaman ide di kepala seseorang. Cara ini dilakukan melalui mimpi, menggunakan alam bawah sadar untuk mengontrol sadar, yang menghubungkan dan melibatkan orang-orang  dengan perangkat semacam tas berbentuk aneh sehingga beberapa orang dapat mengalami mimpi yang sama secara bersamaan.

Menggunakan konsep dream within a dream (dan itu adalah potongan kata-kata kunci yang harus Anda pegang selama menyaksikan film ini), Inception mengisahkan mengenai Domm Cobb (Leonardo DiCaprio), seorang penipu yang mampu mencuri ide seseorang dengan cara memasuki alam pemikirannya ketika orang tersebut sedang berada di alam mimpi. Kemampuan unik ini sering disebut sebagai sebuah kemampuan untuk melakukan extraction. Oleh Saito (Ken Watanabe), yang kagum akan kemampuan Cobb, ia diberikan sebuah tugas yang lebih berat lagi, yakni untuk melakukan penanaman ide di pemikiran seseorang, yang lazim disebut inception.

Untuk menjalankan tugas tersebut, Cobb mengajak rekan-rekannya, Arthur (Joseph Gordon-Levitt), yang merupakan sahabat dan orang kepercayaan Cobb, dan Eames (Tom Hardy), yang memiliki kemampuan untuk menirukan karakter lain. Mereka kemudian juga merekrut Yusuf (Dileep Rao), yang memiliki kemampuan dalam mengolah bahan kimia, serta Ariadne (Ellen Page), murid dari mertua Cobb, Miles (Michael Caine), yang memiliki kemampuan yang mengagumkan dalam hal arsitektur dan ditugaskan untuk membentuk sebuah alam mimpi. Prinsip yang harus diingat menonton film ini adalah mimpi selalu tampak nyata ketika Anda sedang mengalaminya, karakter DiCaprio sebagai Cobb mengatakan: “Hanya ketika kita bangun bahwa kita baru menyadari ada sesuatu yang aneh.”

Untuk masuk ke cerita terlalu banyak  hal-hal yang membingungkan, namun film ini sendiri adalah sebuah kemenangan keterampilan Nolan sebagai sutradara dan semangat untuk bercerita. Mereka yang mencari kegembiraan, tindakan dan ledakan tidak akan mengecewakan penontonnya, klimaks film ini yang memberikan final yang paling menggigit di keseluruhan kinerja Nolan. Yang lebih penting untuk film ini adalah meskipun Anda terus-menerus bertanya pada diri sendiri mana yang nyata dan mana yang mimpi,  membuat Anda merasa cukup bingung pertama kali, tapi pada akhirnya tetap menjadi daya tarik sendiri.

Inception adalah sebuah film yang mengikat bermacam-macam jenis genre yang digabungkan secara halus, berawal dari film pencurian kemudian ke adegan pembunuhan yang menegangkan dan masih banyak lagi.